Gara-gara tante nia nya ngasih liat foto kunjungan ke air terjun di Taman Nasional Gede Pangrango, jadilah Kk Daf ribut ngerengek minta ke air terjun. Browsing, googling, cari-cari air terjun mana yang nggak terlalu jauh dari Jakarta dan punya rute yang ramah untuk anak-anak. Biasanya kan air terjun cenderung punya medan yang berat buat didatangi. Kalau sendiri sih ok ok aja, tapi kalau bawa anak-anak gak mungkinlaaah... Apalagi kalau ade Frey kecapean trus minta gendong. Ampuuun, umur 5 tahun dengan berat 30kg kan lumayan banget buat digendong. Sementara ini sih ketemu 1 destinasi air terjun yang menurut info rutenya cukup ramah untuk anak. Curug Panjang di kawasan Megamendung Puncak. Duluuuu katanya bagus, waktu masih dikelola pihak swasta. Sekarang sih sudah diambil alih pemerintah, mudah-mudahan nggak banyak berubah. Kita lihat jadwal disekolah kk Daf dulu. Kalau Sabtu nanti tidak ada kegiatan outbound disekolah, bisalah kita cuuusss ke Curug Panjang, mumpung ayah masih libur kuliah juga.... Mari liburraaaaaannn.... yeeaayyy
Read More......Thursday, September 4, 2014
Thursday, February 17, 2011
Batuk Oh Batuk
Huwwwwaaaaaaaaa udah lama blog ini ditinggal pemiliknya ternyata, hadoooh gimana sih... tapi kangen juga, akhirnya balik lagi - balik lagi.. hehehe
Aku lagi mau cerita soal Freya yang batuknya gak selesai-selesai padahal sudah hampir 3 bulan.. bingung mau gimana lagi, akhirnya cuma bisa pasrah...
Awalnya dari +/- 3 bulan yang lalu, Freya batuk pilek. Dikasih obat-obatan biasa sampai 1 minggu gak sembuh juga. Akhirnya aku dan ayah bawa Freya ke dokter.. ini dokter yang pertama. Dapat resep obat untuk 3 hari. Setelah 3 hari, pileknya hilang tapi batuk gak mau pergi. Batuknya sih gak parah, tapi seharusnya kalau sehat batuk itu kan gak ada..
Lewat dua minggu Freya pilek lagi plus batuknya yang belum hilang. Aku bawa ke dokter lagi.. ini dokter yang kedua. Dokter curiga Freya ada masalah dengan paru-parunya antara flek atau asma. Dokter kedua sempat tanya apa ada keluarga yang asma. Ya, dari bude ku asma... jadi ada kemungkinan Freya juga asma. Pasrah, asma itu kan alergi, nyembuhinnya ya untung-untungan.... Dapat resep obat untuk 3 hari. 3 hari lewat pileknya hilang... tapi batuknya tetap tinggal.
Karena dari dokter kedua ada dugaan flek atau asma, untuk memastikan aku dan ayah bawa Freya ke dokter didaerah Halim PK. Seorang Profesor, Dokter Spesialis Anak, sub spesialis Jantung (hehehe salah dokter karena namanya sama.. ini dokter yang ketiga. Datang pertama kali karena Freya sudah batuk selama 1 bulan, maka dokter menyarankan tes darah.. hasil tes darah diketahui ada alergi dan bronchitis.. selanjut rontgent dihari yang sama. Hasil rontgen baru ada dua hari kemudian. Pada surat keterangan hasil rontgen tertera "Kesan: KP Aktif" apa maksudnya ya??? coba cari-cari di internet ternyata maksudnya "TB". Merasa lemas seketika sambil bertanya-tanya, masa iya sih... hasil rontgentnya keliatan bersih, mana flek-2nya?? (aku pernah liat hasil rontgen TB, fleknya kelihatan jelas). Oh iya, ada resep obat yang dikasih sama pak dokter. Obatnya lumayan mahal juga, tapi yang jadi masalah adalah jumlah obatnya.. Pak dokter kasih 2 obat racikan dan 3 obat syrup, 5 obat sekaligus.. Mantaaap....
Datang kedua kali kedokter di Halim. Membawa hasil rontgen sambil berharap dokter membaca ulang hasil foto rontgen tidak hanya hasil ulasan yang tertulis di surat keterangannya. Sayang, hasil fotonya nggak diliat sama sekali. Dokter terlanjur percaya dengan ulasan di surat keterangan. Tapi karena kondisi fisik Freya yang agak gempal, dokter gak langsung kasih vonis flek paru. Dokter menyarankan Freya untuk tes mantoux.. so, hari itu Freya tes mantoux.
Empat hari setelah tes mantoux, aku-ayah dan Freya kunjungan lagi ke bapak dokter. Menerut sang dokter hasilnya positif.. sekali lagi bertanya-tanya: bukannya hasil tes mantoux positif kalau lingkar merah terlihat jelas +/- 1 cm ya??? (sementara Freya samar warna kulit dan gak sampai 1 cm). Akhirnya vonis sang dokter jatuh. Freya dikasih resep untuk flek paru. Resep untuk 2 minggu, jika 2 minggu tidak masalah maka harus datang lagi untuk dapat resep 2 minggu kedua. Kalau 2 minggu kedua juga tidak masalah, maka akan diberi resep untuk 5 bulan selanjutnya dengan total pemakaian obat selama 6 bulan.
Minum obat selama 6 bulan??? hadoooh gak ada pilihan lain ya?? gimana sama livernya???
Setelah diskusi sama ayah, resep obat flek paru ditahan dulu. Cari second opinion aku dan ayah pikir adalah langkah yang bijaksana. Dengan mempertimbangkan hasil tes mantoux yang sudah dilakukan, maka hari yang sama (sore harinya) aku bawa Freya ke Hermina Jatinegara. Bertemu dengan Dokter Spesialis Anak sub speasialis Paru (pada awalnya memang dokter inilah yang aku mau tuju, bukan dokter yang di daerah Halim, tapi karena ada kesamaan nama depan jadi bikin aku salah orbit:D).. ini dokter yang keempat. Hasil tes darah dan rontgen aku bawa. Dokter cek. Hasil tes darah tidak masalah (menurut dia), hasil rontgen bersih (dia lihat langsung dari foto rontgentnya, nggak dari hasil ulasan di surat keterangan). Hasil tes mantoux ditangan Freya juga diperiksa... negatif (menurut dia). Seorang Dokter Spesialis Anak sub spesialis Paru yang juga Kepala Bagian Anak di RSCM (entah profesor atau bukan, teman aku bilang dia profesor, tapi aku lihat nggak tercantum di label nama dipintu masuk ruang prakteknya - nggak penting juga lah) mengatakan Freya bersih atau negatif. Alhadulillah, setidaknya biar opini ini yang aku pegang dulu. Untuk kunjungan ini, sang dokter sama sekali nggak kasih resep (kebetulan pileknya freya sudah hilang, tapimasih batuk).
Dua minggu lewat daffa kena flu, dalam 3 hari Freya tertular... Batuk, pilek, panas, muntah-muntah.... paket lengkap anak sakit (minus diare ding). Maka kembalilah aku, ayah, freya, kali ini plus daffa ke Hermina. Yang dituju pastinya dokter yang sama yang kami temui terakhir kali. Keluhannya ya itu tadi, pilek, panas, muntah-muntah plus batuknya yang gak sembuh-sembuh (malah tambah parah karena flu). Sekali lagi sang dokter meyakinkan bahwa nggak ada yang mencurigakan dari Freya. Batuk, pilek, panas dan muntah-muntahnya semata karena flu, sementara batuknya yang nggak sembuh-sembuh lebih kearah alergi. Menurut sang dokter, beliau tidak mendengar suara nafas aneh khas penyakit paru bahkan asma sekalipun. Sementara ini Freya harus dijauhkan dari debu tebal, asap rokok, kacang tanah, coklat (kalau mau cuma boleh coklat LINDT 70). Disini sang dokter kasih resep untuk flunya. Ternyata resep sang dokter ramah dikantong, gak lebih dari 50k xixixi....
Obat sudah habis. Pilek, panas, muntah-muntahnya sudah hilang. Batuknyaaa..... berkurang, tapi nggak hilang. Bingung harus gimana lagi.. ya pasrah aja lah, sambil berdoa plus ikhtiar bawa Freya (daffa juga ikutan sih) ke laut (ancol maksudnya) tiap sabtu pagi (subuh-subuh lhooo).
Mohon doanya ya teman-teman semua. Smoga nggak ada hal-hal yang mengkhawatirkan dari batuknya Freya.... Salam hangat dari akuuuu..........
Monday, March 15, 2010
Taman Mini satu minggu yang lalu
Judulnya nggak banget ya???
Sebenarnya hari ini memang mau posting soal jalan-jalan minggu lalu. Tapi berhubung lupa bawa kameranya kekantor, jadi gak bisa posting gambar. Ya.. gak papa deh, ceritanya dulu aja... foto belakangan...
Sebenarnya pergi minggu lalu, sudah direncanakan dari satu minggu sebelumnya, cuma sampai dengan hari H, belum dapat tempat yang fix... Dari rencananya mau ke ancol, ragunan, taman safari.... akhirnya mentok di Taman Mini.
Terakhir ke Taman Mini sebenarnya baru dua bulan yang lalu, agak sepi waktu itu. Tapi yang sekarang ini kok lumayan rame ya.
Rencananya makan siang di rumah adat Sumatera Barat, tapi berhubung gak nemu rumah makan padang (aneh juga ya.. rumah adat Sumatera Barat tapi yang ada cuma jual mie instan :D) akhirnya langsung menuju ke Taman Burung. Di Taman Burung bukan untuk masuk melihat-lihat burung, tapi cuma untuk mampir makan siang di rumah makan padang disamping Taman Burung. Setelah makan, Aku, Ayah, Daffa dan Freya berniat langsung ke Museum Air Tawar untuk melihat-lihat ikan, tapi ternyata perjalanan kami tertambat sebentar di Museum Transportasi. Daffa minta naik pesawat.
Daffa sebenarnya belum puas di Museum Transportasi sewaktu kami memutuskan jalan ke Museum Air Tawar. Tapi berhubung takut kesorean kalau terlalu lama di Museum Transportasi, kami beranjak ke Museum Air Tawar.
Sayang, kenyamanan di Museum Air Tawar sedikit terganggu karena ada beberapa objek yang sedang di renovasi. Tapi senang, gak rugi rasanya datang ke Museum Air Tawar melihat antusias Daffa dan Freya.
Soal antusiasme, Daffa dan Freya memang berbeda. Daffa pernah aku ajak ke Taman Mini sewaktu umur 10 bulan, namun tanggapannya lebih kearah adem-ayem, cuex-bebex. Baru kali ini aku lihat Daffa sangat antusias, mungkin terbawa antusiasme Freya. freya baru 10 bulan, tapi kalau melihat hal baru, antusiasmenya tinggi. Kontan teriak-teriak, berusaha keras agar bisa memegang objek yang membuat dia panasaran.
Celakanya, sewaktu melewati pintu keluar Museum Air Tawar, ada penjual cenderamata yang menjual boneka-boneka ikan. Freya teriak-teriak mau mengambil boneka tersebut. Nggak nangis sih cuma teriak-teriak ala bayi... tatatatata!!!!! Aku dan ayahnya ambil sikap cuek, kami keluar dari pintu Museum Air Tawar. Ternyata Freya gak berhenti sampai disitu... Aksi teriak-teriaknya tetap dilanjutkan walau kami sudah keluar dari pintu dan penjual cenderamata tidak terlihat lagi. Alhasil, semua orang melihat kearah kami.... (mungkin sambil mikir, kok aybunnya tega ya... anak kecil udah teriak-teriak gitu gak dibeliin juga...). So, jadilah ayah yang mengalah. Kami balik lagi kedalam untuk membeli satu boneka ikan, dan Freya pun terdiam...
Cape... tapi senang.
Tuesday, January 26, 2010
Freya Davialuna Katya

Namanya "Freya Davialuna Katya"
Lahir pada tanggal 28 April 2009 jam 15.00 WIB di Rumah Sakit Haji Pondok Gede.
Orang yang pertama kali dengar pasti langsung komplain... namanya kok susah banget.
Emang susah ya... masa sih???? Nggak ah, cukup panggil Freya aja....
Tapi kalo lebih suka nama panggilan yang lain juga boleh kok...
Omanya Freya (dari ayah) lebih suka panggil Freya dengan Luna, lebih gampang katanya...
Selain banyak yang bilang kalau nama Freya susah, juga ada yang bilang unik... hhmmmm unik???? belum banyak yang pakai maksudnya....
Freya Davialuna Katya...
Nama yang diambil dari beragam bahasa, yang penting artinya...
Freya
Diambil dari bahasa Scandinavia yang artinya "wanita mulia".
Jika dilihat dari mitos dewa-dewi Yunani, Freya adalah Dewi Cinta dan merupakan dewi tercantik dari seluruh dewi yang ada.
Davia
Diambil dari bahasa Skotlandia, artinya "yang tercinta".
Luna
Diambil dari bahasa Scandinavia yang berarti "cantik"...
Tapi jika diterjemahkan kedalam bahasa Italia atau Latin maka artinya adalah bulan.
Katya
Diambil dari bahasa Rusia yang artinya "tanpa cela".
Jangan dibilang artinya terlalu berat ya....
Nggak ada arti nama yang terlalu berat untuk seorang anak.
Orang tua bilang nama adalah doa... so, jika ingin berdoa, kenapa harus tanggung-tanggung....
Berdoalah yang terbaik untuk anak-anak kita
